Cinta Monyetku…
Oktober 25th, 2009 by anggilusihmm… mungkin ini postingan pertama kali ketika aku membuat Blog di Detik.com. not bad. aku suka disini, serasa simple. karna ku pikir yang ingin ku tulis juga segala hal yang simple-simple aja. males ngerecokin hal-hal yang bikin ribet.
oke.blog ini specia ku buat untuk bercerita aku hanya ingin melampiaskan perasaan-perasaan yang ada ke bentuk tulisan. ga yang salah tho? mudah-mudahan. disini aku pengen nyeriatain semua yang kualami, insyaallah…
pertama kali yang ingin aku ceritain tentang Cinta Monyetku sewaktu aku ada di SDN 309/III Desa Dalam, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci, Jambi. SD yang jauh dari kehidupan gemerlap kota, SD yang berada ditengah-tengah kehidupan desa yang lama kelamaan ngetrend seperti kehidupan masyarakat kota-dilihat dari segala segi. meskipun begitu, aku pernah bersekolah disana selama 6 tahun. disinilah aku mengalami masa-masa indah yang seharusnya belum dialami oleh anak seusiaku. kita semua mungkin mengenal 2 kata yang ga asing lagi. “Cinta Monyet”. yup, meski ada orang bilang, “cinta sih cinta aja, jangan nyalahin monyet donk…!”, tp untukku, itu tetap cinta monyet. sewaktu aku baru duduk dikelas 1 Sekolah Dasar, aku mengikuti parade kemerdekaan 17 agustus, parade bebas. yang biasa disebut orang-orang sana “barisan 45″. aku memakai pakaian adat. warna merah, khas adat Kerinci. aku punya seorang teman, namanya Satya Anggi Permana. anggi, begitu panggilannya. ketika baris berbaris, dia juga mengenakan pakaian adat Kerinci, tapi entah kenapa, ketika parade itu, dia bukan pasanganku. akan tetapi, setelah parade selesai, dia ada disampingku. hmmm… agak aneh memang, ketika orang tuanya dan orang tuaku memotret kami berdua, mungkin mereka ga menyadari dampak foto itu ketika kami beranjak dewasa….
aku dan anggi, teman yang selalu bersaing dalam hal prestasi, pada catur wulan 1 (masih memakai sistem lama), dia diperingkat kedua, aku diperingkat ketiga, namun setelahcatur wulan 2, semua berubah, aku peringkat 2, dia diperingkat 3, dan begitu seterusnya… bahkan aku telah mencapai peringkat pertama, dia berkisar antara dua dan tiga. hal itu indah bagiku… entah bagaimana baginya…
6 tahun kami sekelas, aku seneng sama dia, itu perasaanku. aku ga tau gimana perasaannya. huft… aku baru menyadari,betapa centilnya aku dibangku Sekolah Dasar… seharusnya perasaan itu ga aku pelihara utuh dihatiku, tapi… what can I say??
setelah lebih dari 8 tahun kami bersama (karna kami juga bersekolah di taman kanak-kanak yang sama), kami terpisahkan. aku harus melanjutkan pendidikanku di pulau jawa, Pesantren Al-Zaytun, itulah tujuanku. tamat dari sekolah dasar, aku melangkah ke pulau jawa, dan dia melangkah ke SMP yang ada di daerahku, ku kira itu akhir dari cinta monyetku, namun ternyata tidak,.. semua itu hanya Introduction dalam episode kisah cintaku dengannya..